BerandaSemua Berita
Detail Berita

Kota Batu

Bantengan Suroan Mpu Supo Songgoriti 2026 18 Tahun Menjaga Tradisi, Merawat Budaya, Menguatkan Jati Diri

Penulis: timmediaiccn

Bantengan Suroan Mpu Supo Songgoriti 2026  18 Tahun Menjaga Tradisi, Merawat Budaya, Menguatkan Jati Diri

37

|

Kota Batu, Juni 2026 — Kelompok Sanggar Seni Mpu Supo Songgoriti kembali menyelenggarakan Pawai Seni Pertunjukan Bantengan Suroan 2026 sebagai bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut dan memaknai Bulan Suro. Tahun ini menjadi penyelenggaraan yang ke-18, sebuah tonggak perjalanan panjang pelestarian seni tradisi yang tumbuh, berkembang, dan mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat Kampung Budaya Songgoriti, Kota Batu.

Selama hampir dua dekade, Bantengan Suroan Mpu Supo tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga ruang edukasi, pewarisan nilai, dan penguatan identitas budaya lokal. Tradisi bantengan yang hidup di tengah masyarakat Jawa Timur merupakan ekspresi budaya yang memadukan unsur seni pertunjukan, nilai spiritual, gotong royong, keberanian, serta penghormatan terhadap warisan leluhur.

Ketua panitia dan para pelaku budaya berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana mempertemukan berbagai generasi dalam semangat kebersamaan untuk menjaga tradisi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

"Pawai Bantengan Suroan bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, serta upaya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi," ungkap Rianto perwakilan Sanggar Seni Mpu Supo Songgoriti.

Penyelenggaraan Bantengan Suroan Mpu Supo Songgoriti 2026 terlaksana atas dukungan dan partisipasi berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap pelestarian kebudayaan, di antaranya masyarakat Kampung Budaya Songgoriti, Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Batu, Pemerintah Kota Batu, Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur, serta Wali Kota Batu, Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan Bantuan Pemerintah melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen negara dalam mendukung pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat.

Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dalam bentuk dukungan moral, tenaga, pemikiran, maupun fasilitas, sehingga agenda budaya tahunan ini dapat terus berlangsung dan berkembang dari tahun ke tahun.

Melalui perhelatan Bantengan Suroan Mpu Supo Songgoriti ke-18 ini, masyarakat diajak untuk terus menjaga warisan budaya leluhur, memperkuat jati diri bangsa, serta meneguhkan Kota Batu sebagai ruang tumbuh kreativitas, seni tradisi, dan kebudayaan yang berkelanjutan.

Default Avatar
3000 karakter tersisa

Belum ada komentar.