BerandaSemua Berita
Detail Berita

KOTA BATU

Petani Muda Berjaya Tahun Ketiga Resmi Dirilis Untuk

Penulis: timmediaiccn

Petani Muda Berjaya Tahun Ketiga Resmi Dirilis Untuk

31

|

KOTA BATU — Batu Creative Hub merupakan Jejaring Indonesia Creative Cities Network. Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan jejaring kota kreatif yang menjadi orkestrator dalam pengembangan ekosistem kota kreatif dan ekonomi kreatif di Indonesia. Ekonomi Kreatif sendiri merupakan sektor usaha yang mengutamakan ide, pengetahuan, budaya dan warisan leluhur yang mencakup subsekor fotografi, film animasi, musik, arsitektur, seni pertunjukan dan lainnya.

Pemerintah Kota Batu bersama Batu Creative Hub, Komite Ekraf, Karang Taruna, dan sejumlah perangkat daerah resmi membuka Petani Muda Berjaya (PMB) Class Season III. Program inkubasi tahun ketiga sebagai regenerasi petani muda berbasis SAE (Sinergi, Agrokreatif, Ekologis).

Pembukaan dihadiri Asisten Daerah H. Muhammad Chori, Kepala BPSDA Hj. Emiliyati, CEO CooSAE Rakhmad Hardianto, Ketua Komite Ekraf Muhammad Anwar, kepala sekolah SMA/SMK, serta ratusan peserta.

Ketua perkumpulan PMB Kusmiantoro mengungkapkan sebanyak 106 proposal diterima, terdiri atas 36 rintisan usaha, 31 pengembangan usaha, dan 39 kategori pelajar.

Menurutnya, PMB bukan sekadar kompetisi, melainkan awal pembinaan satu tahun untuk membentuk ekosistem Petani Muda Berjaya yang berkolaborasi dengan Karang Taruna dan PKK.

Ketua OC Komite Ekraf Muhammad Anwar menegaskan PMB menjawab tantangan regenerasi petani, pengendalian inflasi pangan, dan perubahan citra pertanian menjadi industri kreatif berbasis teknologi.

Ia menekankan bahwa petani masa kini harus mampu menguasai inovasi, branding, digital marketing, dan manajemen usaha agar menjadi agropreneur yang kompetitif.

Asisten Daerah H. Muhammad Chori menyatakan Pemkot Batu mendukung penuh melalui akses lahan, pendampingan, alsintan, teknologi, dan penguatan pasar sebagai strategi ketahanan pangan daerah.

Usai pembukaan, peserta mengikuti diskusi panel bertema rantai nilai pertanian modern bersama Alan W. Hafiludin, Rakhmad Hardianto, Dicky, dan Huda.

Para narasumber membahas model bisnis pertanian, kolaborasi petani, kaderisasi pemuda, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah melalui branding dan pemasaran digital.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan pembahasan seputar permodalan, pemasaran, teknologi pertanian, dan penyusunan proposal bisnis.

PMB menargetkan lahirnya 1.000 petani muda Kota Batu sebagai penggerak ekosistem pertanian yang cerdas, unggul, dan berkelanjutan.

Program inkubasi tahunan ini menjadi bagian perwujudan misi pembangunan jangka panjang daerah Kota Batu Agrokreatif.

Default Avatar
3000 karakter tersisa

Belum ada komentar.