BerandaSemua Berita
Detail Berita

Hulu Sungai Tengah

Kindingan Creative Festival Kolaborasi Akbar Komunitas Kreatif Angkat Potensi Lokal Desa di Pegunungan Meratus

Penulis: timmediaiccn

Kindingan Creative Festival Kolaborasi Akbar Komunitas Kreatif Angkat Potensi Lokal Desa di Pegunungan Meratus

25

|

Hulu Sungai Tengah, 22 Agustus 2026. Desa Kindingan di kawasan Pegunungan Meratus menjadi pusat perhatian kreativitas lokal melalui "Kindingan Creative Festival". Festival kolaborasi akbar ini menggandeng komunitas, pemerintah desa, mahasiswa, dan pemerintah daerah untuk mempromosikan budaya, kuliner, kerajinan, dan pariwisata Desa Kindingan kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini merupakan inisiasi kolaboratif dari Komunitas Kreatif Barabai (FOCUS), Pemerintah Desa Kindingan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Selama festival berlangsung, pengunjung disuguhkan beragam kegiatan. Ada pameran produk lokal desa dan pameran motif Arangan khas anyaman bambu. Kuliner khas Desa Kindingan seperti Nasi Tampusing, Humbal, dan Katuyung juga ditampilkan, ditambah lomba masak Katuyung. Untuk anak-anak digelar lomba mewarnai motif Arangan, sementara lomba menganyam bakul diikuti masyarakat umum. Acara ditutup dengan penyerahan bambu secara simbolis sebagai bentuk dukungan pelestarian bahan baku kerajinan.

Festival ini diikuti oleh kelompok pengrajin kriya bakul Arangan, kelompok UMKM produk kuliner lokal desa, Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Karang Taruna dan Pokdarwis, sanggar tari dan musik Panting, masyarakat adat Dayak Meratus, serta perwakilan sekolah-sekolah.

Desa Kindingan memang memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, pariwisata, dan budaya. Potensinya meliputi kerajinan anyaman bakul Arangan dari bambu, kuliner khas, hingga wisata air terjun Siwalangan. Desa ini juga masih melestarikan warisan budaya berupa seni musik Panting, tari Japin, tradisi Bakuntau, dan aruh adat.

Tujuan umum festival adalah mengangkat dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif Desa Kindingan melalui penguatan sektor budaya, kuliner, kerajinan, dan pariwisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Secara khusus, festival ini bertujuan mempromosikan Desa Kindingan sebagai destinasi wisata budaya dan ekonomi kreatif, memperkenalkan kuliner khas, melestarikan budaya anyaman Arangan sebagai identitas masyarakat Meratus, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal, meningkatkan promosi UMKM desa, menumbuhkan kesadaran pelestarian bambu, serta mendorong wisata berbasis alam melalui Open Trip Siwalangan.

Niezar Perdana dari Komunitas Kreatif Barabai (FOCUS) dalam sambutannya mengungkapkan arti penting kegiatan ini.

"Festival ini bukan sekadar panggung pameran atau tempat berkumpul biasa. Acara ini adalah bukti nyata bahwa ide-ide lokal dari pelosok Kindingan memiliki daya saing yang luar biasa jika diberi ruang untuk tumbuh. Kreativitas di era sekarang bukan lagi tentang siapa yang paling hebat bergerak sendiri, melainkan tentang bagaimana kita saling melengkapi dan berkolaborasi," ujar Niezar Perdana.

Melalui Kindingan Creative Festival, para penggagas berharap Desa Kindingan dapat menjadi salah satu desa kreatif yang berdaya saing di kawasan Meratus dan semakin dikenal luas.

Komunitas Kreatif Barabai (FOCUS) sendiri merupakan Jejaring Indonesia Creative Cities Network. Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan jejaring kota kreatif yang menjadi orkestrator dalam pengembangan ekosistem kota kreatif dan ekonomi kreatif di Indonesia. Ekonomi Kreatif sendiri merupakan sektor usaha yang mengutamakan ide, pengetahuan, budaya dan warisan leluhur yang mencakup subsekor fotografi, film animasi, musik, arsitektur, seni pertunjukan dan lainnya.

Default Avatar
3000 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Kindingan Creative Festival Kolabora… | Ekonomi Kreatif ICCN