Cianjur
Cianjur Siap Menyambut World Cleanup Day 2026 melalui ECO WALK – CLEAN UP DAY
Penulis: timmediaiccn
Semangat menjaga lingkungan kembali digaungkan di Kabupaten Cianjur melalui ECO WALK – CLEAN UP DAY 2026, sebuah kegiatan kolaboratif yang diinisiasi oleh DPK KNPI Cipanas bersama Cianjur Creative Network dan Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
Momentum World Cleanup Day (WCD) 2026 yang jatuh pada 20 September 2026 menjadi salah satu momentum yang melatarbelakangi hadirnya kegiatan tersebut. Semangat WCD kemudian diteruskan melalui ECO WALK – CLEAN UP DAY 2026 yang akan dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026 di Palace Hotel Cipanas.
Mengusung tema “THE POWER OF SABILULUNGAN” membawa semangat gerakan lingkungan global ke dalam konteks lokal. Kegiatan ini tidak hanya diarahkan sebagai aktivitas berjalan dan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat, membangun silaturahmi, berbagi pengetahuan, serta membuka ruang kolaborasi.
Konsep ECO WALK CLEAN UP DAY 2026 juga dirancang dengan semangat Prinsip Kota Kreatif Indonesia yang dikembangkan oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Seperti Prinsip-prinsip tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam membangun kota yang welas asih, inklusif, kreatif, menghargai kearifan lokal, serta tumbuh bersama lingkungan yang lestari.
Dalam konteks ECO WALK, semangat tersebut diterjemahkan ke dalam ruang yang memungkinkan masyarakat untuk terlibat, berkreasi, berkolaborasi, sekaligus mengambil bagian dalam menjaga lingkungan. Aksi clean up dipertemukan dengan edukasi lingkungan, up urban farming, pameran produk daur ulang, workshop, serta ruang bagi komunitas dan pelaku kreatif untuk memperkenalkan gagasan maupun potensi lokal.
Semangat tersebut kemudian dipertemukan dengan nilai Sabilulungan, yang merepresentasikan kebersamaan dan gotong royong. Nilai lokal ini menjadi kekuatan sosial untuk menerjemahkan gagasan kota kreatif dan keberlanjutan ke dalam aksi yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ketua Pelaksana ECO WALK – CLEAN UP DAY 2026, Ihsan Waluyo, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan sekaligus pemantik bagi masyarakat untuk terlibat dalam isu lingkungan.
“Kami ingin momentum World Cleanup Day tidak berhenti pada satu moment saja. Semangatnya perlu diteruskan melalui ruang-ruang kolaborasi di tingkat lokal lainnya. ECO WALK kami hadirkan sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat, membangun silaturahmi, berbagi pengetahuan, dan melakukan aksi bersama.
Kegiatan ini membuka ruang partisipasi bagi berbagai unsur masyarakat, mulai dari komunitas, relawan, pelajar, mahasiswa, UMKM, pelaku industri kreatif, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum. Setiap pihak dapat mengambil bagian sesuai dengan kapasitas, potensi, dan kontribusi yang dimiliki.
Selain membawa pesan lingkungan, ECO WALK memberikan perhatian khusus kepada para petugas kebersihan yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan ruang publik. Melalui tagline “DEDICATED TO ALL CLEANING CREWS”, kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengingat bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil dari kepedulian dan kerja bersama.
Melalui ECO WALK – CLEAN UP DAY 2026, momentum World Cleanup Day diharapkan dapat diterjemahkan menjadi gerakan lokal yang lebih dekat dengan masyarakat. Sebuah ruang di mana kepedulian terhadap lingkungan bertemu dengan kreativitas, partisipasi, budaya, dan kolaborasi masyarakat.
Pada akhirnya, ECO WALK bukan hanya tentang berjalan dan membersihkan lingkungan, tetapi tentang bagaimana sebuah kota dapat tumbuh ketika warganya mau saling peduli, berpartisipasi, berkreasi, dan bergerak bersama.
Ketua Cianjur Creative Network, Fikri Andika, menambahkan bahwa konsep kegiatan seperti ECO WALK dapat menjadi ruang untuk mempertemukan isu lingkungan dengan kreativitas dan potensi ekonomi kreatif masyarakat.
Kota kreatif pada dasarnya tumbuh dari masyarakatnya. Ketika persoalan lingkungan dipertemukan dengan kreativitas, komunitas, dan ekonomi kreatif, akan muncul banyak kemungkinan baru. ECO WALK bisa menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan-gagasan tersebut, sekaligus membangun kolaborasi antar berbagai elemen di Cianjur.
Tambahin ini
Cianjur Creative Network merupakan Jejaring Indonesia Creative Cities Network. Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan jejaring kota kreatif yang menjadi orkestrator dalam pengembangan ekosistem kota kreatif dan ekonomi kreatif di Indonesia. Ekonomi Kreatif sendiri merupakan sektor usaha yang mengutamakan ide, pengetahuan, budaya dan warisan leluhur yang mencakup subsekor fotografi, film animasi, musik, arsitektur, seni pertunjukan dan lainnya.
Belum ada komentar.