ICCN Logo

Tentang ICCN


Indonesia Creative Cities Network (ICCN) atau Jejaring Kota/Kabupaten Kreatif Indonesia adalah simpul organisasi yang berkomitmen untuk mewujudkan 10 Prinsip Kota Kreatif. Kini dalam ICCN telah tergabung 211 inisiatif kota/kabupaten di bawah koordinasi 11 Koordinator Daerah yang tergabung dalam Pengurus Pusat ICCN.

ICCN berkomitmen untuk memajukan kota-kota kreatif di Indonesia, dengan melakukan riset dan pengembangan untuk menumbuhkan pembangunan ekonomi dengan engine kreativitas (mesin penggerak kreativitas) yang berupa ide/gagasan kreatif dan inovatif yang ditopang oleh kelengkapan infrastruktur kelembagaan dalam keterlibatan unsur pentahelix (birokrasi, akademisi, bisnis, komunitas dan media) serta adanya dukungan infrastruktur digital yang berkualitas dan modern.

10 Prinsip Kota Kreatif

10 Prinsip ini merupakan hasil dari Konferensi Kota
Kreatif pada tanggal 27 April 2015 di Kota Bandung

Welas Asih

Menjunjung keanekaragaman soosial budaya yang berpijak pada nilai silih asih, silih asah dan silih asuh

Inklusif

Memuliakan nilai - nilai kemanusiaan serta menumbuhkembangkan semangat kebersamaan, solidaritas, & perdamaian

Pelindung HAM

Kota yang membela segenap hak ekonomi, sosial dan budaya masyarakatnya

Pemulia Kreatifitas

Mengembangkan kercerdasan, kearifan lokal, keterampilan, daya cipta serta kemampuan nalar, ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai landasan penciptaan dan inovasi

Tumbuh bersama Lingkungan Lestari

Kota yang hidup selaras dengan dinamika lingkungan dan alam sekitar

Tentang
Pemelihara Kearifan sejarah serta pembangun semangat pembaharuan

Menciptakan masa depan yang lebih baik untuk seluruh masyarakatnya

Dikelola secara transparan, adil dan jujur

Mengedepankan nilai gotong-royong dan kolaborasi serta membuka akses dan partisipatsi masyarakat untuk terliba membangun kotanya

Pemenuh kebutuhan dasar Masyarakatnya

Selalu berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan, kebahagiaan, dan kualitas hidup masyarakatnya

Memanfaatkan energi terbarukan

Senantiasa berusaha untuk memenuhi kebutuhan energi secara bijak dan berkelanjutan

Penyedia fasilitas umum yang layak

Fasilitas umum yang ramah bagi semua kalangan termasuk kelompok masyarakat rentan dan berkebutuhan khusus

Kenapa kota kreatif?

ada beberapa alasan mengapa harus menjadi kota kreatif

  • Di tahun 2050, 70% penduduk dunia akan hidup di perkotaan (PBB, 2014).
  • Semua kota di dunia berkomitmen memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals 2030 dan menjalankan The New Urban Agenda.
  • Kota adalah entitas yang paling lentur dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan terkini, seperti Perubahan Iklim dan Perpindahan Massal Manusia.
  • Kita sudah masuk dalam Era Revolusi Industri 4.0 yang bercirikan sistem cyberfisik, dengan dominasi tren otomasi dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur - sehingga daya cipta, cara berpikir kreatif, kemampuan kognitif, dan pemahaman terhadap teknologi dan sistem “cerdas” menjadi modal utama manusia untuk dapat bertahan dan berkembang.